Daerah Tabanan merupakan daerah yang terluas daerah pertaniannya dan mendapatkan julukan daerah Lumbung Beras di Bali.
Kesan pertama melihat daerah Tabanan adalah kawasan yang hijau dan subur. Lekukan perbukitan dan pegunungan di batas utara dengan Danau Beratan, Buyan, dan Tamblingan seolah menggambarkan daerah Tabanan yang senantiasa berlimpah air. Iklim dan cuaca yang sejuk serta kemiringan lahan yang landai dari pegunungan di sisi utara hingga ke wilayah pesisir di sisi selatan membuat Tabanan amat unggul dalam hal pertanian tanah basah maupun perkebunan. Tabanan utara, mulai kawasan Bedugul adalah penghasil buah dan sayuran sedangkan Tabanan tengah dan selatan merupakan penghasil beras berkualitas baik.
Jumat, 26 Agustus 2011
Selasa, 23 Agustus 2011
KEUNIKAN PURA DANU
Tak banyak yang mengenal keunikan pura danu yang berlokasi di banjar lodalang, desa kukuh, kecamatan marga, kabupaten tabanan. Pura kecil, termasuk pura pamaksan, itu berada di tepi sungai yeh dati, perbatasan desa kukuh dengan desa tegal jadi, marga. Pemedek yang hendak bersembahyang ke pura tersebut harus menuruni anak tangga yang berjumlah puluhan.
KEUNIKAN PURA KAYANGAN KEDATON
Pura dalem kahyangan kedaton merupakan pura peninggalan purbakala peninggalan jaman megalitikum yang lokasinya di tengah hutan alas kedaton, tepatnya di desa kukuh, kecamatan marga, tabanan. Pura yang konon didirikan pada tahun caka 1286atau 1.364 masehi ini memiliki banyak keunikan. Apa itu? Bila pada umumnya pura di bali memiliki pintu masuk tak lebih dari dua, pura dalem kahyangan kedaton justru memiliki empat pintu masuk yang terdapat di empat penjuru mata angin (nyatur desa) yakni barat, selatan, timur dan utara. Inilah keunikan yang dapat kita jumpai pertama.
Sabtu, 20 Agustus 2011
SEJARAH TANAH LOT
Diceritakan dalam dwijendratattwa pada abad 15, dikutip dari buku “pura luhur tanah lot di sagara kidul”, penulis drs. Ngurah oka supartha:
Pada masa kerajaan majapahit di jawa timur, tersebutlah seorang bhagawan yang bernama dang hyang dwi jendra. Beliau di hormati atas pengabdian yang sangat tinggi terhadap raja dan rakyat melalui ajaran-ajaran spiritual, peningkatan kemakmuran dan menanggulangi masalah-masalah kehidupan. Beliau dikenal dalam menyebarkan ajaran agama hindu dengan nama “dharma yatra”. Di lombok beliau disebut “tuan semeru” atau guru dari semeru, nama sebuah gunung di jawa timur.
Langganan:
Komentar (Atom)
